Lilian Senora bertaruh pada kesembuhan. Setelah perawatan di luar negeri, harapannya adalah memulai hidup baru. Namun ia menemukan kenyataan pahit: Roni Milana selingkuh. Roni, teman kecil yang menemaninya dua puluh tahun dan pacar selama tujuh tahun, pernah sangat mencintainya. Luka Lilian dalam dan malu bercampur. Ia tidak rela kehilangan rasa itu begitu saja. Sebagai cara mempertahankan kontrol atas hatinya, Lilian memberi Roni satu syarat brutal: dia boleh melukainya, tetapi hanya sampai seratus kali. Setiap pengkhianatan dicatat. Keputusan itu menjadi ujian cinta dan harga diri—apakah kepedihan akan mematikan cinta atau menghancurkannya setelah hitungan terakhir? Ultimatum itu menegangkan: setelah seratus pengkhianatan, cintanya pasti padam.
Komentar
Lihat Semua >Spencer
Kenapa Roni nggak pakai alarm hati saja? Satu selingkuh masih dimaklumi, seratus kali? gilaaa.
2026-03-30 14:41:19
Ophelia
Kalimat-kalimatnya puitis saat Lilian meratapi kehilangan. Rasanya seperti puisi gelap tentang penebusan.
2026-03-21 11:52:58
Uriel
Tangisan saya waktu tahu Roni selingkuh, sakitnya nyata. Lilian kuat, tapi permainan 100 luka ini bikin deg-degan terus.
2026-03-13 21:15:46