Begitu terjaga, ia mendapati lorong berpilin dan aroma mawar tercampur bau busuk. Baru pindah ke dunia lain, ia terseret ke gim horor dengan tingkat kematian 99%. Lebih aneh, sistem yang terikat padanya memaksanya menaklukkan makhluk bukan manusia: monster jahitan yang bisa menangis, dalang boneka pengendali waktu, hingga penguasa jurang pemakan rasa takut. Sementara peserta lain berjuang memecahkan aturan kematian demi bertahan, ia harus menjalankan tugas-tugas romantis yang tak masuk akal—membacakan puisi untuk arwah penuh dendam, menemani kerangka menari. Sistem memberi peringatan tegas: kegagalan berarti pemusnahan seketika; keberhasilan memberi kemampuan hidup. Ketika strategi cinta dipaksa berhadapan dengan teror, dan ketulusan sulit dibedakan dari sandiwara, pilihan yang ia buat menentukan siapa yang tetap hidup.
Komentar
Lihat Semua >Xenia
Detail monster sangat kreatif. Jahitan yang menangis terasa menyayat. Dalangnya pengendali waktu menambah ketegangan.
2026-04-01 13:50:22
Maya
Strategi romantis memaksa interaksi unik antar pasangan. Hubungan pura-pura terasa intens. Aku suka dinamika itu.
2026-04-01 03:01:36
Frederick
Sistem sadis tapi jenius. Membaca puisi jadi tugas survival? Aneh tapi menghibur.
2026-03-31 17:33:56