Sora menghadapi ibunya yang kecewa dan terluka secara emosional karena Sora batal merayakan ulang tahun ibu yang ke-60 dengan memasak mi panjang umur seperti janji. Ibunya merasa malu dan sakit hati, terutama karena luka di lengan Sora yang dianggap bisa mencemarkan nama keluarga di depan keluarga Hana. Tekanan dan pertengkaran meningkat ketika ibunya menuntut agar Sora menunjukkan bakti dan menjaga kehormatan. Akhirnya, ibu memilih pergi meninggalkan Sora dengan harapan agar mereka tetap rukun, meninggalkan ketegangan keluarga yang belum terselesaikan.