Permaisuri menghadapi konflik dengan Perdana Menteri dan keluarganya setelah memarahi putra Perdana Menteri, Doni, yang dituduh ingin memperkosa seorang wanita penghibur bernama Mona. Perdana Menteri membela putranya dengan menyudutkan Mona dan menuduh Permaisuri membuat tuduhan palsu. Ketegangan meningkat saat Perdana Menteri mengancam akan mengumpulkan pejabat untuk menggulingkan Permaisuri jika tidak ada penjelasan. Seorang saksi muncul namun menolak melibatkan Permaisuri, sementara Perdana Menteri bertekad menyingkirkan Permaisuri terlebih dahulu sebelum melancarkan rencana penggulingan. Konflik politik dan tuntutan keadilan masih belum jelas terselesaikan.