Seorang awak bangun di rumah sakit tanpa ingatan setelah cedera kepala; seseorang di dekatnya menjelaskan bahwa kehilangan ingatan sementara wajar dan menyuruhnya istirahat. Mereka tak menemukan kartu identitas, staf membahas pilihan: tetap di rumah sakit atau ditampung jika ingatan tak kembali, sambil berharap keluarga muncul untuk membayar biaya. Di sela itu, orang-orang membaca berita tentang pewaris Keluarga Fizan yang tewas dalam kecelakaan pesawat dan mengejek bahwa "orang miskin sepertimu lebih beruntung." Episode berakhir dengan ketidakpastian identitas korban dan nasib biaya perawatannya belum jelas.