Celius dikunjungi oleh Sylvia, tunangannya, yang membawa kabar bahwa para petinggi tidak akan membebaskannya kecuali Celius menyerahkan teknik kultivasinya. Sylvia berusaha meyakinkan Celius dengan mengaku telah berjuang agar dia tidak dihukum mati, tapi Celius menolak keras menyerahkan tekniknya. Tegas menolak permintaan itu, dia memilih menghadapi kematian daripada mengorbankan tekniknya. Konflik ini menempatkan Celius di jalan buntu, memperjelas taruhannya yang mematikan dan memicu pertentangan yang belum terselesaikan.