Di hari pernikahan Bibi Ria dan Ciko, sebuah pengakuan menimbulkan ketegangan: seseorang menyesal dan diminta agar masa lalu tidak diungkit. Ketegangan meningkat ketika terungkap dia sudah menyiapkan sepuluh Pil Jantung sebagai ungkapan terima kasih kepada Bibi Ria dan Ciko. Ia mengaku pernah dilarang masuk Aula Suas, sementara Selir Asna membela bahwa ilmu medisnya tinggi dan bisa meminta Kaisar menobatkannya sebagai tabib sakti. Disebut pula Nona Lea sangat dihargai Pangeran Arga, sehingga rencana menjadikan Pangeran Joe sebagai umpan dianggap mungkin berhasil; pelaksanaannya meninggalkan konsekuensi belum jelas.