Noh Hye-mi, pewaris Grup Daeyoung sekaligus presiden merek fesyen Pieby, memimpin sebuah peragaan busana dengan ide penggunaan kelopak bunga sebagai simbol nilai merek. Namun, sutradara iklan mempertanyakan konsep tersebut dan menyarankan gaya yang lebih mewah agar lebih pas dengan citra Hye-mi sebagai model. Dalam ketegangan antara Hye-mi dan seorang anak magang bernama Yun Suah yang dianggap sok tahu, Hye-mi menunjukkan sikap dominan dan frustrasi atas kesalahpahaman seputar kemampuannya. Ketegangan ini mengarah pada pertanyaan tentang citra asli Hye-mi sebagai pewaris kaya yang mungkin jahat, membuka konflik yang belum tuntas.