Riri kembali ke rumah saat ulang tahun Paman, memicu kecemburuan tiga kakaknya yang merasa terganggu oleh kehadirannya. Meskipun Riri adalah anggota keluarga yang sah dan orangtuanya mengizinkan tinggal di sana, kakak-kakaknya terus menunjukkan sikap dingin dan kebencian. Mereka memberikan hadiah berharga sebagai bentuk protes, termasuk batu giok, gaun mahal, dan parfum, yang justru menimbulkan ketegangan. Riri berusaha diterima, namun perlakuan kakak-kakaknya tetap dingin, meninggalkan situasi yang belum jelas bagaimana dia akan menghadapi permusuhan ini selanjutnya.