Sena menghadapi tekanan dari seorang wanita yang mengusiknya soal kehamilan yang bukan anaknya dan menegaskan posisinya hanya sebagai 'pajangan' titipan ayah wanita itu. Wanita tersebut mengancam bahwa jika Sena ingin tetap tinggal, dia harus mengubah sikapnya. Sementara itu, Sena merasa pengorbanannya selama ini diabaikan dan terluka karena Qila hanya mencintai Reza, bukan dirinya. Di sisi lain, seorang pria bernama Pak Sena memerintahkan untuk menghentikan pendanaan sebesar 100 miliar ke Grup Hadi, yang dipimpin oleh CEO Qila, menandakan konflik bisnis yang makin memanas dan ancaman besar menunggu.