Dedy, seorang asisten yang kerap dipermalukan oleh Martin Salim dan Janet Yuli, mendapati dirinya dihina dan diperintah untuk menyiapkan papan bunga penyambutan calon menantu Iren, Jero, yang juga putra ketua direktur perusahaan keluarga Salim. Martin dan Janet memanfaatkan kedekatannya dengan Iren untuk mengintimidasi Dedy, walau Dedy menolak tunduk pada mereka. Ketika mereka memperingatkan Dedy agar patuh atau menghadapi hukuman, Dedy menantang mereka dengan keras, menolak dianggap bagian dari keluarga Salim. Ketegangan memuncak tepat saat acara penyambutan dimulai, memperlihatkan konflik kekuasaan yang belum usai.