Di pesta keluarga yang meriah, Ethan mendapat hadiah mewah - akta tanah, mobil McLaren, jam edisi terbatas - sementara kue ulang tahun hanya bertuliskan namanya, memicu rasa terabaikan narator. Ketegangan pecah ketika Kak Govan pulang dari penjara dalam kondisi berantakan; ia mengakui 'aku yang buat kau dipenjara' dan kemudian mengancam akan bunuh diri. Keluarga, termasuk ibu, ayah, dan Kak Yona, mencoba menengahi; satu pihak menuduh Govan menyindir adik yang sedang depresi dan memperingatkan risiko kambuh. Govan membalas dengan menuduh orang lain 'menggila', dan konfrontasi berakhir tanpa resolusi - ancaman dan amarah tetap menggantung.