Yuna kembali dari penjara dan menghadapi penolakan dari keluarga Yasin, khususnya Nyonya Mira yang menganggapnya pembawa sial dan memaksa Yuna melepas sepatu sebelum masuk rumah. Yuna menolak ritual pengusiran sial dengan api dan daun jeruk, menegaskan bahwa ia bukan bagian dari keluarga itu lagi dan hanya menumpang. Karena emosi Belinda yang tidak stabil, Yuna diusir ke ruang bawah tanah sebagai tempat tinggal sementara. Konflik ini memuncak saat Yuna menolak berurusan lebih lanjut dengan mereka, menetapkan jarak yang tegas meski masih terjebak dalam pengucilan keluarga.