Episode ini dibuka dengan konfrontasi tajam antara Nita dan seorang pria yang diduga memiliki dendam masa lalu. Nita menyindirnya sebagai 'pembawa sial' yang sulit mati, sementara pria itu menegaskan niat menagih nyawanya. Ketegangan memuncak saat Nita mengungkit masa lalu kelam dan anak yang dianggap haram, memicu kemarahan. Dia lalu memerintahkan Clif membawa Tami jalan-jalan agar ia bisa menyelesaikan dendamnya. Saat yang sama, seorang wanita lain menentang Nita yang menuduh anaknya sebagai anak haram dan berniat merebut Pak Jean. Nita membantah dan mengungkap dia mendapat undangan resmi dari CEO Grup Drago, memunculkan pertanyaan tentang tujuan sesungguhnya dan hubungan antara karakter dalam episode ini yang belum selesai.