Di depan vila, Yura dipanggil dan dielu-elukan secara sinis oleh sekelompok orang termasuk Zoya setelah sopir panik; Yura memohon pada Paman Anto agar mereka pergi karena merasa terancam dan menuduh Zoya "mau bunuh aku". Yang lain meremehkan Yura, mengancam membiarkannya pulang jalan kaki dan mempermalukannya. Ketegangan memuncak saat Zoya hendak menahan mobil; seseorang mengancam akan menghentikan sekolah dua anaknya di luar negeri jika mobil tidak dikembalikan. Paman Anto tiba, memerintahkan Yura turun, lalu menyuruhnya naik mobil lagi. Ancaman terhadap anak-anak di luar negeri dan permusuhan antara Yura dan Zoya tersisa tanpa jawaban.