Winona, seorang karyawati pincang yang baru saja mengundurkan diri dari hotel, menghadapi tekanan ketika seseorang menuntut uang penjagaan untuk warung sayur neneknya. Ketika Winona menolak, ancaman agar neneknya tidak boleh berjualan di situ membuat situasi menjadi tegang. Teman-teman dan tetangga mengetahui latar belakang keluarga Winona yang penuh kesulitan: cucunya pincang dan anaknya dalam kondisi vegetatif selama bertahun-tahun. Meskipun desakan dan simpati muncul, Winona tetap bersikeras menolak, memicu konfrontasi yang belum menemukan solusi dan menimbulkan ketidakpastian untuk nasib warung dan keluarganya.