Cintya baru saja bebas dari penjara. Saat itu juga, seorang wanita yang disebut Kak Rina menemui dan memaksanya menyerahkan 30% saham warisannya, dengan ancaman agar dia mati seperti ikan busuk yang dibawa. Cintya menolak dan malah menghajar Rina, lalu menguasai situasi. Dia menyatakan tiga tekadnya: merebut kembali hak identitas, nama baik, dan harta yang hilang; membalas dendam atas kasus yang membuatnya dipenjara; serta memberikan yang terbaik untuk ibunya, satu-satunya yang tulus. Episode ini ditutup dengan ancaman balas dendam Cintya yang kini siap melawan.