Dalam episode ini, Sena dituduh oleh Vera secara salah dan dipaksa oleh Pak Ardi, sang pemilik pabrik sekaligus suami Vera, untuk mengakui kesalahan yang tidak dilakukannya. Meskipun Sena membantah, Pak Ardi memerintahkan penyiksaan untuk memaksa pengakuan. Kak Ira dan orang lain menduga Sena akan menyakiti Vera, sehingga mereka berusaha memperingatkan dan menangkap kejadian itu secara langsung. Pak Ardi tetap menolak dan mengancam akan mengusir Sena beserta ibunya dari pabrik jika tidak segera pergi. Ancaman itu meninggalkan ketegangan tinggi tanpa penyelesaian, memperkuat konflik yang mengancam nasib Sena dan Vera.