Gavin dan Sarah terlibat konfrontasi sengit mengenai keberadaan anak mereka dan masalah utang keluarga yang belum selesai. Sarah menuntut cerai, dan Gavin merespon dengan ketegasan, meminta pelunasan utang sebelum perceraian terjadi. Keluarga Suroso ikut menekan mereka untuk segera memberikan penjelasan tentang situasi anak hasil hubungan mereka. Gavin akhirnya setuju untuk membuat surat pernyataan utang dan berjanji akan melunasi utang ayahnya. Mereka sepakat bertemu di Pengadilan Agama keesokan harinya untuk menyelesaikan urusan perceraian, meninggalkan ketegangan yang belum tuntas.