Yuna diremehkan oleh para hadirin—disebut jelek dan pemarah—lalu panik ketika teriakan memperingatkan adanya tiga pembunuh di luar dengan golok besar. Yuna kembali masuk, sementara Xander diminta berakting lalu beraksi melawan para penyerang; orang-orang mencari tempat sembunyi dan memberi semangat pada Xander. Di tengah kekacauan terungkap bau racun; seseorang mengaku racun itu awalnya ditujukan untuk Yuna namun kini dipakai terhadap "kau", membuat korban tak terduga. Para pengganggu mencemooh kesombongan Yuna, meninggalkan ketidakjelasan siapa yang diracuni dan konsekuensi yang akan muncul.