Di tengah makan keluarga, Tania menuduh Mandy berencana menggugurkan janin dan mengkhianati upaya seorang pria yang mau nikahi kakakku, sehingga pria itu ingin putus hubungan. Tania mengecam Mandy, memanggilnya tak tahu malu, sementara seseorang mengeluhkan 'pemilik asli tubuh terlalu jahat' dan menyatakan sulit mengubah pemikiran keluarga meski yakin bisa. Suasana memanas dengan Tania curiga ada rencana tersembunyi dan orang tua berusaha menenangkan. Di akhir Mandy menegaskan, 'Aku mau lahirkan anak ini. Aku nggak akan gugurkan.' Keputusan ini menggantung, memaksa keluarga memilih sikap selanjutnya.