Seorang wanita muda bernama Thea Jeta datang ke RS Heka dengan keluhan ruam merah di tubuhnya. Dokter yang memeriksanya bertanya apakah ada riwayat alergi atau konsumsi makanan tertentu, sementara Thea tampak cemas dan meminta agar kondisinya tidak dibahas terlalu terbuka. Ia khawatir penyakit yang dialaminya sangat berbahaya dan takut akan kematian karena belum pernah berpacaran atau berbakti kepada orang tuanya. Saat dokter mencoba membantu, seorang pria yang berada di lokasi mengamati tanda lahir di tulang selangka Thea, menimbulkan pertanyaan tentang identitas sebenarnya wanita itu. Konflik utama berpusat pada diagnosa serius yang belum terungkap dan identitas Thea yang misterius.