Dini dan Dedi terlibat konfrontasi sengit saat Dedi menuduh Dini bersikap licik dan menyakiti Dita, yang dianggapnya seperti kakak kandung. Dini membantah dan menuduh Dedi menghasut di belakang, hingga membuat Dita tidak bisa pulang. Dedi memaksa Dini dan suaminya, Doni, untuk datang dan meminta maaf agar ia mau memaafkan mereka, tapi Dini menolak dan balik mengingatkan bahwa keberhasilan Dedi selama ini berkat bantuan dan koneksinya. Konflik memuncak saat Dedi mengancam akan memutus hubungan dan menolak Dini sebagai istrinya, sementara Dini menantang dan menolak tunduk. Ketegangan berakhir belum tuntas dengan saling sindir dan ancaman yang menggantung.