Fitri Rahani, putri dewa perang Sekte Kariyu, mengalami kemunduran kultivasi setelah diserang dalam pertempuran melawan monster, membuatnya dijuluki pecundang. Di tengah tekanan itu, Fitri yang juga calon ketua Sekte Kariyu terpaksa menikah dengan beberapa pria yang dianggapnya tidak berguna. Fitri berkonfrontasi dengan kakak senior yang meremehkannya dan menentang kemungkinan dia menjadi ketua, sementara satu pihak lain menegaskan bahwa posisi ketua hanya untuk dirinya. Ketegangan memuncak saat Fitri dan para pria menghadapi ancaman yang mendesak aksi bersama, meninggalkan nasib jabatan ketua dan hubungan mereka dalam ketidakpastian.