Toni mendapat kursi dari seorang pria tua meski sempat mendapatkan celaan. Saat Toni mencoba bergerak di dalam kendaraan, dia dinasihati agar tidak mengganggu sopir karena melanggar aturan. Namun, suasana berubah ketika Toni dan pria tua itu berjabat tangan dengan akrab. Toni menyadari tanggung jawabnya meningkat bersamaan dengan penampilannya. Di akhir episode, Toni memperhatikan daerah yang dilaluinya berada di wilayah ganda, menandakan potensi konflik atau bahaya yang akan datang. Ketegangan muncul dari situasi tersebut dan kesiapan Toni menghadapi tantangan selanjutnya masih belum jelas.