Ryan, seorang programmer yang dulunya menjual hotelnya dalam game 'Hotel Kiamat', kini menjadi budak setelah bencana nyata melanda dunia. Ia bekerja keras demi melindungi adiknya, Sena, namun saat ia tanpa sengaja memecahkan gelas kesukaan tuan penguasa Hamsa, Ryan diancam bakal diusir. Dalam keadaan penuh tekanan dan penghinaan, Ryan frustasi dan mengungkap keinginannya mengulang waktu. Deteksi emosi sistem gacha aktif, menyebabkan waktu berputar kembali 30 hari sebelum kiamat dengan harapan mengubah nasibnya.
Ryan mendadak terjebak dalam game realitas virtual Hotel Kiamat, mendapatkan misi sistem untuk memiliki hotel dalam kondisi bobrok sekelas level dasar. Dia ditawarkan opsi menjual hotel dengan harga 60 miliar, uang asli yang dapat dipakai di dalam dan luar game, namun Ryan menolak demi meng-upgrade hotelnya. Setelah menyelesaikan misi 'Miliki Hotel Kiamat', ia menerima hadiah berupa Skill Dewa Ekstraksi Emosi secara acak. Episode diakhiri dengan kemunculan seseorang yang memanggil Ryan, menandakan konfrontasi atau perkembangan baru akan segera terjadi.
Ryan menghadapi hinaan dan ancaman dari orang lain yang meremehkan kemampuan dan statusnya, bahkan diancam dipecat oleh ayah seorang pria kaya. Ryan membalas dengan tendangan, memicu pertengkaran yang membuat emosinya meningkat tajam dan mengaktifkan kemampuan khusus 'Ekstraksi Emosi'. Poin emosi yang terkumpul berhasil menaikkan level hotelnya ke level 2 secara tiba-tiba. Ryan mulai memahami bahwa emosi negatif ini bisa dimanfaatkan untuk memperkuat hotelnya, membuka kesempatan baru di tengah tekanan dan konflik yang belum selesai.
Ryan memulai episode dengan hotel level 2 yang memiliki pertahanan dan kenyamanan rendah, serta misi baru untuk meningkatkan hotel ke level 3 dalam 24 jam demi menghindari reset level. Ia membuka dapur yang menyediakan makanan instan tapi pertahanannya masih lemah. Ryan mengingat catatan Hamsa tentang cara cepat naik level hotel dan dengan bantuan sistem berhasil menyelesaikan misi tepat waktu. Hadiah berupa Kapak Dewa dengan kemampuan manipulasi niat jahat diberikan padanya, sebuah skill yang dapat meningkatkan peluang bertahan saat kiamat. Episode berakhir dengan Ryan dipanggil keluar secara mendadak, menandakan situasi baru yang mendesak.
Ryan menghadapi konfrontasi dengan Kenzo yang menuduhnya memukul adik Kenzo dan menawarkan tukar hotel dengan mahar besar untuk mengembalikan Kiana. Ryan menolak dan menunjukkan kepercayaan diri, memicu ancaman keras dari Kenzo yang berencana menghabisinya dan merebut hotelnya. Suasana tegang meningkat saat sistem game mendeteksi niat jahat dari semua pihak dengan tingkat tinggi, dan Ryan menggunakan kemampuan manipulasi niat jahat yang hanya boleh dipakai tiga kali, memutuskan untuk melakukan serangan balik. Dalam pertarungan ini, Ryan berhasil mengalahkan musuhnya sambil meningkatkan level hotelnya menjadi level 6, memperkuat posisinya terhadap ancaman yang belum selesai.
Di episode ini, pemain dengan cepat naik ke Level 6 hotel dan membuka fasilitas mewah seperti bioskop, dapur elite, ruang pijat, dan pemandian air panas. Mereka terkejut dengan kemudahan dan kecepatan perkembangan hotel, sementara pemain lain masih kesulitan naik level. Pertahanan hotel membuat serangan monster mutasi tak perlu khawatir. Saat waktu bermain hampir habis, sistem memberi misi baru: mencari pelayan yang tepat dalam 24 jam untuk membantu naik level hotel, sebuah tugas yang sulit dan pernah membuat pemilik hotel sebelumnya menggunakan berbagai cara ekstra demi menemukannya. Upaya ini menjadi kunci kelangsungan dan kemajuan pemain, membuka tekanan baru yang belum terselesaikan.
Seorang pria yang kembali ke masa lalu berusaha melindungi Sena dari kiamat yang segera datang. Ia menyadari mutasi manusia akibat medan magnet Bumi yang kacau menjadi penyebab insiden tragis, seperti kecelakaan bus yang menewaskan semua penumpang. Manusia mutasi tidak bisa masuk ke game dan mulai kehilangan kendali atas tubuh dan pikiran mereka. Pria itu merencanakan untuk menjadi terkuat dan melawan ancaman ini sebelum batas waktu misi habis. Di akhir episode, muncul tanda-tanda aneh yang mengindikasikan bahaya semakin dekat dan misi harus segera diselesaikan.
Dalam episode ini, sekelompok penumpang terjebak di dalam bus yang pintu dan jendelanya tidak bisa dibuka saat kedatangan zombie mengancam. Beberapa penumpang, termasuk seorang wanita muda yang ketakutan, memohon perlindungan kepada Ryan, pria yang tampak lemah tapi justru menunjukkan keberanian dan kemampuan bertahan. Ryan berhasil mengalihkan perhatian zombie ke objek lain sehingga mereka selamat sementara. Namun, ketegangan tetap tinggi dan mereka berusaha mencari cara untuk keluar dari bus, mempersiapkan diri menghadapi ancaman yang belum usai.
Seorang pria yang merasa lemah berusaha membujuk seseorang agar membantunya keluar dari situasi sulit dengan mengorbankan semua uangnya, tetapi permintaannya ditolak. Konflik memuncak ketika pria itu menggunakan kemampuan khususnya untuk meningkatkan level hotel dengan memicu Ekstraksi Emosi pada seorang penumpang sombong. Luna, yang diselamatkan olehnya, memperingatkan bahaya yang makin dekat sebelum pergi. Kemudian, pria itu menemukan pelayan baru bernama Gia dengan bakat kesetiaan yang tinggi, yang otomatis menaikkan level hotel dan memastikan keamanan dari pengkhianatan setelah kiamat. Namun, ada ketegangan saat layanan Gia dipertanyakan oleh tamu lain.
Seorang pria yang baru saja membuat kontrak dengan dewa mendapat kekuatan istimewa bernama Ekstraksi Afinitas yang membuatnya kebal dari kerusakan maupun bencana selama 10 menit sehari. Sementara itu, rumor tentang dekan Hamsa yang mengundang pemilik hotel untuk berkumpul di Graha Xandara guna membahas peningkatan level hotel tersebar, namun ternyata ini jebakan berbahaya yang mengarah pada penahanan dan penyiksaan para pemilik hotel sebagai bahan eksperimen. Sistem game memberikan misi baru untuk mengontrak tiga pelayan dalam 72 jam, memaksa pria tersebut memutuskan untuk pergi ke Graha Xandara dan menghadapi risiko yang mengintai di sana.