Seorang pria marah menuduh sebuah toko terlibat konspirasi dengan perusahaan koran yang menjual prediksi pacuan kuda ngawur, sehingga membuatnya kalah terus. Dia meminta pengembalian uang karena dia sudah kehilangan sekitar 100 juta setelah membeli 100 koran seharga 50 ribu tiap satu di toko tersebut, dan menuntut ganti rugi dengan jumlah besar yang dibulatkan menjadi 200 juta. Konflik memuncak saat pria itu terus mendesak pengembalian uangnya, meninggalkan ketegangan tentang bagaimana pihak toko akan menanggapinya.