Dalam episode ini, seorang anak yang disebut 'anak haram' mendapat perlakuan kasar dan ancaman dari wanita yang menyerangnya, sementara orang lain mencoba melindunginya. Terungkap bahwa anak ini dipaksa dibawa ke Kediaman Wijaya karena jantungnya cocok sebagai donor untuk putra kepala Keluarga Wijaya yang sakit parah. Keluarga Wijaya menjanjikan kekayaan kepada Keluarga Wirawan sebagai imbalan atas pengorbanan ini. Di tengah rencana pertunangan sebagai bukti kesungguhan, beberapa pihak dalam keluarga Wirawan berencana memanfaatkan anak itu secara maksimal, bahkan menjual barang-barang untuk mendapat keuntungan, meski itu berarti mengorbankan masa depan anak tersebut. Konflik moral dan rencana gelap ini menggantung, menanti tindakan selanjutnya.