Di rumah, seorang pria diminta penjelasan setelah dua anak, Alfa dan Aiko, memanggilnya 'ayah' karena salah satu bermimpi bertemu ayah yang mirip dia dan pria itu sempat memeluk ibu mereka. Anak-anak menganggap pelukan itu melampaui batas dan menuntut 'ganti rugi' dengan menyerahkan diri untuk menikahi ibu mereka. Mereka mengungkapkan keluarga kekurangan ayah dan uang, menggambarkan sang ibu sebagai perempuan lemah yang kesulitan mencari nafkah, sering dibully, dan tidur di kardus. Tekanan untuk menikah memicu konfrontasi, berakhir saat seseorang meneriakkan 'Kau!', meninggalkan ancaman yang belum terselesaikan.