Atas titah raja, dayang Sinta diangkat menjadi Selir dan diberi hadiah mewah yang menandai kenaikan pangkatnya. Namun, Selir Wina, selir lain, merasa tersaingi dan menganggap Sinta tidak pantas diangkat begitu cepat. Ketegangan muncul saat para pengikut Selir Wina menyerang Selir Sinta secara fisik. Situasi memanas ketika Selir Sinta menunjukkan sikap agresif hingga berusaha membunuh seseorang, memicu kepanikan dan permohonan bantuan dari yang lain. Episode berakhir dengan kegelisahan raja menghadapi kondisi berbahaya yang diciptakan oleh Selir Sinta.