Di episode ini, seorang wanita memutar ulang rekaman yang memperlihatkan pengkhianatan Livia, yang merupakan bagian dari keluarganya, kepada mereka demi seorang pria yang menjadi bos perusahaan. Ketegangan memuncak saat polisi tiba di komplek dan membawa Livia serta Pak Jefri untuk diperiksa atas tuduhan pemerkosaan di rumah tersebut. Warga dan wartawan merekam kejadian itu dengan antusias. Meski merasa tertawa karena ada keadilan yang ditegakkan, wanita itu juga tak kuasa menahan air matanya. Tuduhan dan konsekuensi hukum terhadap Livia menjadi konflik utama yang masih menggantung di akhir episode.