Saat Eva mengeluh lelah bekerja di kantin, Pak Gofar menawarkannya pindah ke bagian keuangan dengan imbalan kepatuhan. Tiba-tiba, istri Gofar datang menuduh Eva telah menggoda suaminya dan memicu keributan. Eva yang bisu berusaha membela diri lewat juru bahasa isyarat, tetapi istri Gofar malah menyerangnya dengan hinaan bahwa Eva hamil di luar nikah. Terpojok dan panik, Eva kabur. Dalam keterdesakan, dia menghubungi seseorang untuk memohon bantuan 200 juta agar ibunya bisa dioperasi. Di ujung telepon, pria itu menawarkan jumlah yang jauh lebih besar, membuat Eva bingung apakah ia bisa membaca pikirannya.