Seorang wanita pelayan hotel bertahan dari pelecehan seksual oleh seorang tamu. Ia berulang kali menolak dan melawan, menyatakan ia hanya melayani kamar. Saat menelepon, bibinya memaksa ia pulang menikah karena sudah menerima mahar miliaran rupiah dari Pak Edi. Wanita itu terpukul karena keluarganya sudah mengambil uang kompensasi orang tuanya yang baru meninggal, lalu mengancam tidak akan memakamkan jenazah mereka jika ia menolak. Putus asa di makam orang tuanya, ia akhirnya menemui tamu hotel tadi. Ia setuju melayaninya dengan harga lima puluh miliar, sebuah tawaran yang diterima pria itu dengan syarat ia harus membuktikan nilainya.