Seorang wanita marah dan memaksa agar seorang pria bernama Elric bertanggung jawab atas anak mereka yang belum lahir, menolak untuk menggugurkan kandungan meski mendapat tekanan dari keluarganya. Dia menantang Elric untuk datang dan memberikan maskawin sebagai tanda tanggung jawab. Elric yang enggan mengakui anak tersebut, diminta tolong untuk membantu. Sementara itu, keluarganya mendesak agar aborsi dilakukan diam-diam sebelum ada yang tahu. Ketegangan memuncak saat wanita itu berusaha melawan kehendak keluarganya dan menuntut pengakuan dari Elric. Konflik ini berakhir dengan keputusan yang menggantung soal masa depan anak dan hubungan mereka.