Bagas dan Sinta menjalani hubungan yang mendapat restu dari kakek Sinta, yang berharap bisa segera menggendong cicitnya. Meski terlihat harmonis, Bagas merasa ada batasan yang harus dipatuhi, terutama soal aturan dalam kontrak mereka, termasuk tidak ada kewajiban tidur bersama. Ketika Sinta bertanya apakah malam ini Bagas akan melanggar kesepakatan itu, Bagas terkejut dan menegaskan posisi kontraktual mereka. Ketegangan muncul saat pertanyaan Sinta menimbulkan kebingungan dan pertanyaan soal komitmen Bagas terhadap perjanjian tersebut.