Rosa menghadapi tuduhan membawa lukisan palsu ke suatu acara penting, memicu kemarahan keluarga suaminya yang menuntut dia meminta maaf pada Pak Roni. Konflik memuncak saat rosa dituntut berlutut dan mengakui kesalahan demi melindungi satu-satunya lukisan asli peninggalan kakeknya yang tersisa. Walau mendapat tekanan keras dari ibu mertuanya, Rosa tetap menolak mengakui kesalahan yang tidak dia rasa lakukan. Episode berakhir dengan ketegangan tinggi saat Rosa menolak bersujud, meninggalkan situasi yang belum terselesaikan dan kemungkinan konsekuensi lebih besar yang akan dia hadapi.