Maria dituduh sengaja memecahkan cawan phoenix milik putri Jenderal, memicu interogasi di hadapan Kak Tommy, pengawal, dan hadirin. Maria bersikeras bukan dia yang memecahkannya dan menuduh Winda yang sebenarnya melakukannya; beberapa orang mengingat bahwa Winda dulu memohon pada Ayah dan Ibu agar Maria bisa pulang. Tuduhan memanas, Tommy memperingatkan jika Jenderal menghukum, semuanya akan kena, lalu pengawal diperintahkan mengurung Maria. Maria menantang kurangnya penyelidikan, sementara orang-orang diperingatkan jangan melawan Winda yang selalu membela mereka. Maria kini dikurung, tuduhan belum terjawab dan ancaman hukuman Jenderal menggantung.