Naura membuat keributan saat Kak Aska dan Kak Sean menemukannya membuang kado dan merusak foto orang tua; ia mengaku masuk untuk mengantar susu dan dipukul saat mencoba menghentikan tindakan itu. Ia mengungkapkan riwayat sepuluh tahun mengemis di jalan, membenci Keluarga Ghandi karena merasa dibuang dan tergantikan, serta menuduh Rosa sebagai pelaku perusakan. Para kerabat meragukan pengakuannya dan mengolok-olok, sementara Naura menyebut obat yang menekan dorongan membunuh dan bersumpah, "aku nggak bohong." Mereka akhirnya menyadari status pasien jiwanya, meninggalkan keputusan apakah akan percaya pada Naura atau membela Rosa.