Seorang pria sedang mempersiapkan pernikahan besok dan merasa gugup, sementara rekannya berusaha menenangkan dan meminta dia tetap di rumah menemani. Namun, pria tua yang mengurus perjanjian pengalihan perusahaan senilai 80 miliar harus segera menyelesaikannya sebelum hari pernikahan. Di sisi lain, seorang wanita merasa frustrasi melayani pria tua tersebut yang menunjukkan tanda kesehatan yang tidak memburuk, meskipun telah diberikan obat. Sementara itu, hubungan antara wanita dan pria lain berkembang dengan candaan ringan, tetapi ada ketegangan saat wanita berencana merusak sesuatu sebagai tanda pemberontakan. Episode berakhir dengan konflik yang menggantung antara kewajiban dan emosi para karakter.