Di sebuah tempat minum, beberapa pekerja memaksa seorang gadis lugu minum sambil menghina dan meremehkannya. Mereka mendesak, menuding dia 'pelacur', lalu salah satu menampar dan menyuruh "kasih dia minum sepuasnya". Ketika situasi hampir berbahaya, staf memanggil Pak Yudi; sebelumnya ia bilang tak mau ikut campur, tetapi kini ia marah. Pak Yudi menghentikan paksaaan, memperingatkan bahwa "dikasih minum bisa mati orangnya", lalu memerintahkan agar pelaku dibawa keluar. Pelaku memohon ampun; orang itu digiring keluar dan nasib gadis tetap menggantung.