Di sebuah konfrontasi tegang setelah yang diduga kematian seorang anak, Sonia dan beberapa orang memohon pada Jaden sementara orang tua korban menuntut 'Kembalikan nyawa anakku' dan menuduh seseorang di ruangan itu sebagai pelaku. Orang tua itu bersumpah nyawa dibayar nyawa dan tak akan memberi ampun. Orang di sekitar Jaden berencana mengirimnya ke luar negeri demi masa depannya untuk melindungi dia. Di tengah keributan, seseorang menyatakan, "Aku pembunuhnya," yang mengubah suasana dan memaksa pilihan antara perlindungan dan tuntutan balas orang tua korban.