Di pesta keluarga untuk menyambut kepulangan kerabat, tamu khawatir seorang anggota 'desa' akan mempermalukan Rina yang bertunangan dengan Tuan Muda Keluarga Berdi. Keluarga memperkenalkan Nona Ketujuh, Yona Kumala, sebagai putri kesayangan; Rina dianggap baik hati, sementara tamu merendahkan asal desa dan meragukan etika kerabat itu. Sebagai titik balik, Yona memainkan biola 'Sisa Bulan' dan mendapat pujian atas kemampuannya, mengejutkan para hadirin. Reaksi berimbang: beberapa memuji, satu wanita mengancam "hancurin wajahnya", dan perjanjian nikah orang tua dipertanyakan—ketegangan naik. Episode ditutup dengan pertanyaan apakah penampilan Yona akan memicu cemburu yang mengguncang reputasi Rina dan perjanjian pertunangan yang belum jelas.