Seorang pengguna kekuatan level SS menghadapi gelombang serangan zombi dari Markas Tengkorak yang menyebarkan pasukan zombi tingkat tinggi, termasuk zombi level S yang tersembunyi. Meskipun ada saran untuk mundur, dia memilih bertahan karena melihat zombi-zombi ini sebagai 'harta karun'. Di tengah pertempuran, ditemukan calon murid baru bernama Karin Wijaya, yang rekrutmennya harus melewati aturan aneh yakni tepuk bokong selama tiga menit. Para murid yang melindunginya tampak heran atas tindakan ini, sementara sang pengguna kekuatan malah melecehkan zombi, menunjukkan sisi gelap dari perjuangan mereka. Konflik dan dilema moral makin membayang di tengah bahaya yang mengancam.