Seorang karyawan dipanggil dan dimarahi karena merebut klien, lalu diusir dari tempat kerjanya dengan hinaan. Setelah itu, ketegangan meningkat saat mereka berdua terlihat menonton film bersama, menciptakan suasana canggung. Sementara itu, berita darurat muncul mengenai kerusuhan global akibat serangan monster dengan zona merah yang menyebar, dan kemungkinan mutan pemakan manusia meningkat drastis. Kota-kota jatuh satu per satu, termasuk Subara, memaksa mereka harus segera melarikan diri. Episode berakhir dengan situasi yang semakin genting karena mutasi makhluk yang cepat dan waktu tersisa hanya sepuluh menit, menandakan kiamat mulai nyata.
Di tengah kekacauan sebuah kota yang diserang monster, pemberitahuan resmi menyatakan bahwa manusia dan monster kini terlibat dalam pertarungan untuk bertahan hidup. Jika manusia lebih banyak yang selamat, mereka akan hidup kembali; jika monster menang, manusia harus dimusnahkan. Ketidakseimbangan aturan ini memicu kepanikan dan kemarahan, membuat beberapa karakter mempertanyakan keadilan permainan tersebut. Saat kekacauan makin memuncak, muncul petunjuk ada trik rahasia yang bisa mengubah jalannya pertarungan. Ketegangan mengarah pada keputusan kritis yang harus diambil untuk bertahan.
Di episode ini, protagonis menghadapi tantangan besar dalam sebuah permainan yang membuatnya kehabisan tenaga dan tidak bisa terus bermain. Saat keputusasaan meningkat, seseorang muncul dan memberikan kejutan dengan mencium protagonis, yang langsung mengubah kondisi protagonis dari lemah menjadi manusia kembali. Konfrontasi dan kebingungan atas perbedaan besar dalam permainan memicu ketegangan, sementara perubahan drastis akibat ciuman tersebut membuka kemungkinan baru yang belum terselesaikan, menandai titik balik penting dalam episode ini.
Rizky berusaha mengembalikan manusia lain dari kondisi mutan dengan mencium mereka, tetapi efeknya ternyata sementara karena korban akan berubah lagi setelah hampir tiga menit. Ia kebingungan saat orang yang diciumnya mulai berubah lagi, menyadari ciumannya tidak bisa menghilangkan mutasi secara permanen. Seorang wanita yang diam-diam genit memperingatkan Rizky agar membuat pria merasa bahagia agar obsesinya menjadi manusia semakin kuat dan waktu bertahan dalam wujud manusia bertambah. Ketegangan meningkat saat Rizky harus melindungi diri dan menghadapi konsekuensi dari usahanya yang berisiko.
Dalam episode ini, seorang wanita diketahui bisa menunda mutasi menjadi monster jika mendapatkan kebahagiaan dari pria, di mana ciuman berulang kali memperpanjang inkubasi mutasi secara kumulatif. Setelah monster di luar menghilang, mereka memiliki kesempatan untuk melarikan diri, meski wanita itu menanggung mulut yang bengkak akibat ciuman tersebut. Wanita itu berterima kasih atas pertolongan seorang pria yang membantunya mengendalikan transformasi monster dan mereka sepakat saling melindungi untuk bertahan hidup. Namun, waktu mutasi berikutnya tidak bertambah, menimbulkan ketidakpastian baru yang belum terpecahkan.
Episode ini dibuka dengan Gluman yang menyadari dirinya sudah tak bisa memperpanjang waktu dengan mencium Infi, seorang wanita yang terlindungi, sehingga harus mencari cara agar Infi lebih tergantung padanya. Sementara itu, militer mengungkapkan klasifikasi monster berdasarkan warna mata, dengan tingkat tertinggi adalah SSS yang sangat mengancam. Gluman dan Rizky menghadapi tekanan karena masa inkubasi penyakit belum dapat diidentifikasi, dan jika Infi bermutasi lagi, situasinya akan sangat buruk. Episode ditutup dengan ancaman monster yang muncul, memaksa Rizky harus segera bertindak guna melindungi Infi.
Di episode ini, Arman kembali ke kantor setelah merokok dan kaget menemukan semua orang di sana tewas. Bu Anita menuduh Arman terinfeksi virus misterius dan berencana membunuhnya demi keselamatan. Arman membantah infeksi dan meyakinkan bahwa dirinya masih normal, bahkan menunjukkan informasi tentang keberadaan Dika, adik sepupu Bu Anita yang masih hidup. Ketegangan memuncak ketika Bu Anita tetap ragu dan Arman menantangnya, mempertanyakan siapa yang berhak menentukan hidup dan matinya. Episode berakhir dengan ancaman pembunuhan yang menggantung tanpa kepastian nasib Arman.
Rizky, seorang penjual rendahan, terlibat konflik dengan Bu Anita yang memandang rendah dan ingin memberinya pelajaran. Saat ketegangan memuncak, Rizky tiba-tiba terlempar ke tempat berbeda di tengah kiamat yang penuh monster. Mereka harus segera mencari makanan di swalayan agar Rizky mendapat energi untuk melawan mutasi monster yang semakin cepat. Bu Anita menunjukkan sikap dingin dan ancaman, sementara Rizky berusaha bertahan. Episodenya berakhir dengan ketidakpastian dan ancaman dari Bu Anita, menimbulkan pertanyaan tentang pilihan Rizky selanjutnya dan nasib mereka di tengah kehancuran.
Seorang pria tiba-tiba mengalami mutasi yang membuatnya diburu oleh banyak musuh. Dalam situasi panik dan hampir putus asa, dia berusaha kabur sambil menyadari bahwa bertahan malah seperti menunggu kematian. Terpaksa harus menyerang, dia melihat ini sebagai satu-satunya kesempatan melawan lawan yang mengejarnya. Namun, kondisi fisiknya lemah karena lapar dan tak bisa merasa kenyang, menambah tekanan dalam melawan. Episode berakhir dengan teriakan minta tolong, menandai ancaman yang semakin nyata dan situasi genting yang belum teratasi.
Dalam episode ini, dua saudara menghadapi ancaman Si Arman yang telah bermutasi menjadi makhluk berbahaya. Salah satu dari mereka mulai menunjukkan perilaku aneh dan kelaparan yang tak biasa, tak puas hanya dengan makanan ringan. Mereka harus segera mencari sumber makanan yang tepat agar tidak mati terlebih dahulu saat dikejar Si Arman. Dalam situasi genting ini, saudara yang lebih tua memutuskan membawa yang lain ke suatu tempat untuk melakukan sesuatu yang dianggap menyenangkan sebagai cara bertahan hidup. Ketegangan memuncak saat rencana itu segera dilakukan, meninggalkan situasi yang belum jelas dan penuh risiko.