Ayah Stefi kembali berhutang akibat judi dan menuntut keluarganya mencari cara melunasi utang tersebut. Ia memaksa Stefi untuk menikah dengan putra kepala desa agar utangnya dihapuskan, meski Stefi menolak dan ingin melanjutkan sekolah. Konflik memuncak saat ayahnya merobek surat penerimaan Stefi di sekolah dan mengancamnya, sementara ibu dan kakaknya berusaha menenangkan situasi. Stefi bertekad mempertahankan pendidikannya, tapi ayahnya tetap mengekang dan memaksa pernikahan dengan putra kepala desa sebagai solusi utang yang mendesak. Ketegangan berakhir dengan keputusan ayahnya yang memaksa Stefi menikah keesokan harinya.