Neil Turner, seorang murid dari daerah kumuh, memicu kontroversi saat berhasil memanggil dua monster sekaligus, termasuk Naga Api tingkat A. Olivia, murid kaya, menuduh Neil curang karena monster miliknya terlambat muncul dan menuduhnya mencuri monster. Meskipun Neil membela diri dan menyatakan hanya dia yang dapat merawat Naga Api itu, guru mereka memutuskan mengeluarkan Neil dari Akademi Kolis karena melanggar aturan dan niat menguasai monster orang lain. Olivia juga memutuskan hubungannya dengan Neil, yang memicu Sistem Penjinak Monster Tingkat Dewa aktif dan meningkatkan kekuatan Kucing Api Gelap milik Neil secara drastis, meninggalkan ketegangan yang belum selesai.
Neil baru saja melewati tingkat tertinggi yang pernah tercatat di serikat, yaitu tingkat SSS, tapi energi yang bocor saat Kucing Gelap naik tingkat diperkirakan akan menghancurkan Kota Kolis, memaksa dia untuk mempertimbangkan keluar kota. Sementara itu, Neil memutuskan hubungan dengan Akademi Kolis dan menerima inti monster api tingkat S untuk meningkatkan kekuatannya. Dengan menjadi penjinak monster tingkat S, prestasinya langka dan membuka jalan bagi keluarganya untuk berjaya, sekaligus menegaskan ambisinya untuk menjadi penjinak monster nomor satu dan angkuh terhadap Neil yang dianggap hanya layak diinjak.
Kucing Gelap berubah menjadi monster pelahap energi tingkat dewa yang kekuatannya sudah melampaui dunia ini. Meski serangannya bisa menghancurkan dunia, Kucing Gelap yang kini dipanggil Si Lahap masih belum menguasai semua kemampuan. Untuk meningkatkan kekuatannya, misi baru dibuka: membunuh 10 monster tingkat penghancur kota. Jika berhasil, Si Lahap akan mendapatkan bakat tingkat dewa yang bisa secara drastis meningkatkan kekuatan dan kemampuannya menghadapi musuh yang jauh lebih kuat. Ketegangan meningkat saat tugas besar ini menanti dilaksanakan.
Olivia Johnson ditawari masuk langsung ke kelas jenius di Universitas Zhora oleh Kevin Iver, wakil rektor dan adik sepupunya, setelah menghadapi konflik dengan monster tingkat penghancur kota di pinggiran Kota Kolis. Dengan bantuan batu bakat tingkat S, naga api miliknya memperoleh kemampuan baru, membuatnya satu-satunya monster tingkat S di angkatannya. Olivia yakin akan menjadi penjinak monster nomor satu, namun saingan bernama Neil mengejeknya dengan menganggap Olivia kurang mampu. Episode berakhir saat peringatan muncul tentang monster petir tingkat penghancur kota yang mendekati Kota Kolis, menandai ancaman baru yang harus segera dihadapi.
Dalam episode ini, seorang pria dan kucing peliharaannya yang bernama Lahap berhasil membunuh monster tingkat penghancur kota dengan satu serangan, sebuah prestasi langka yang memicu kekaguman dan pertanyaan tentang kekuatan sebenarnya pria tersebut. Sementara itu, anggota serikat menemukan jejak kaki monster kecil jenis kucing di reruntuhan, yang menimbulkan spekulasi terkait keberadaan Neil, seorang penjinak monster dengan kapasitas yang jauh lebih rendah. Ketegangan meningkat saat perbandingan tingkat kekuatan antara pria tersebut dan penjinak monster terkuat serikat mengarah ke misteri yang belum terpecahkan tentang identitas dan kemampuan sebenarnya dari pria serta kucingnya.
Dalam episode ini, para mahasiswa Universitas Zhora bersaing mendapatkan roh pelindung dari batu yang menyimpan ratusan roh monster. Kesepuluh besar peserta berhasil mengontrak roh pelindung tingkat tinggi, kecuali Olivia yang awalnya belum bereaksi. Namun, Olivia akhirnya mendapatkan roh pelindung api yang kuat, monster legendaris yang belum muncul selama seratus tahun, meningkatkan kekuatan Naga Api miliknya secara signifikan. Pak Kevin meminta Olivia untuk melatih sinkronisasi dengan roh tersebut agar namanya semakin dikenal. Sementara itu, ada konfrontasi pribadi saat Olivia mengaku sudah terkenal, menantang Neil yang dianggapnya hanya pemula. Konflik ini membuka ketegangan antara mereka yang belum tuntas.
Protagonis berhasil menemukan monster tingkat penghancur negara terakhir dan mendapatkan bakat tingkat dewa. Ia kemudian memulai misi baru: masuk ke Hutan Monster untuk membunuh sepuluh monster tingkat penghancur negara sebagai syarat memperoleh roh pelindung tingkat penghancur dunia bagi kucing peliharaannya, Lahap. Setelah mengalahkan monster-monster kuat tersebut, hadiah roh pelindung yang langka dan kuat pun diterima, mengatasi kelemahan jarak serang Lahap. Dengan misi selesai, mereka bersiap pulang namun rahasia asal-usul monster di hutan tersebut masih menjadi teka-teki yang belum terpecahkan.
Olivia berhasil menjadi penjinak monster tingkat tinggi dalam waktu singkat, mengalahkan Neil yang hanya mencapai tingkat F. Pak Kevin mengeluh karena stagnan di tingkat penghancur kota dan ingin naik ke tingkat penghancur negara dengan mendapatkan energi inti atribut gelap, yang sangat langka. Olivia mengungkapkan monster Kucing Gelap milik mantan pacarnya, meski hanya tingkat F, bisa jadi kunci. Pak Kevin setuju untuk mengejar kesempatan ini meski risikonya penjinak monster bisa terluka parah atau meninggal. Mereka memutuskan untuk segera berangkat, mengawali langkah besar selanjutnya.
Olivia mendatangi Neil dengan marah dan mengaku telah berkembang pesat, kini berada di tingkat S dengan roh pelindung kuat yang bisa menghancurkan kota. Ia merendahkan Neil yang dianggapnya sudah terlalu biasa dan menegaskan statusnya di atas Neil. Namun, Olivia mengungkap niat sebenarnya bukan untuk memamerkan diri, melainkan meminta bantuan Neil. Ketika Neil meragukan permintaan itu, Olivia dengan tegas menuntut agar Neil menyerahkan Kucing Gelap miliknya, menimbulkan konflik baru yang belum terpecahkan.
Dalam episode ini, Pak Kevin dari Universitas Zhora berusaha naik ke tingkat penghancur negara dengan memanfaatkan energi inti atribut gelap dari kucing pelindung milik Neil. Olivia mendesak Neil untuk mengorbankan monsternya demi serikat, menuduhnya pengkhianat jika menolak. Tekanan meningkat saat Neil memilih menantang perintah itu, memicu serangan dari Pak Kevin dan pasukan serigala Neraka. Meskipun roh pelindung Neil dianggap lemah, pertarungan dimulai, meninggalkan nasib Neil dan masa depan serikat dalam ketidakpastian yang tegang.