Mery mendatangi Jim dan orang-orangnya menuntut pengembalian uang, sementara pihaknya menyarankan menjadikan mobil dan rumah agunan. Konfrontasi memanas: Jim dan para pendukungnya menghina Mery, menuduhnya menggoda setelah perceraian, lalu menuntut permintaan maaf. Mery menolak, menegaskan ia tak merusak rumah tangga siapa pun. Ketegangan memuncak saat seseorang menahan putrinya, Iris—"Lepaskan putriku!"—dan memaksa Mery berlutut serta bersujud tiga kali. Titik baliknya adalah penggunaan Iris sebagai alat tekanan; episode berakhir dengan Mery terjepit antara menolak atau tunduk demi keselamatan anaknya.