Lucius, mahasiswa tingkat akhir tanpa tanda Kebangkitan Jiwa Binatang, menghadapi tes Kebangkitan terakhir di kampus setelah empat tahun tertunda. Ia dianggap beban oleh teman dan mendapat tekanan karena keluarga Laguna yang hampir punah, termasuk kakaknya Dewi Perang. Di tengah tes, para peserta lain tampil dengan kekuatan tinggi, terutama Nia dengan Jiwa Binatang Kelas S yang menjadikannya primadona. Meskipun dihina dan diragukan kemampuannya, Lucius akhirnya berani mengambil kesempatan itu. Saat dia mulai mengaktifkan energinya, muncul fluktuasi energi yang tak terduga, meninggalkan ketegangan tentang hasil Kebangkitannya.