Riska menghadapi konfrontasi saat ia memohon maaf atas kata-katanya yang merendahkan, tetapi menegaskan dia menghormati Pak Yapto dan menantikan balas dendam keluarga Omar. Ketika Riska mengaku sebagai calon istri Haris, ketegangan meningkat di depan keluarga, terutama anak-anak yang mempertanyakan kesetiaan Haris. Dio diminta menyelidiki catatan penyewaan kamar Haris, yang ternyata menyewa kamar hampir setiap hari dalam sebulan, memperlihatkan adanya banyak wanita lain. Riska ditolak masuk ke pesta ulang tahun Pak Yapto tanpa undangan, meninggalkan konflik keluarga ini belum terselesaikan.