Seorang wanita bertanya pada pria yang diduga saudaranya tentang kecantikannya, namun pria itu tampak terganggu dan mengabaikannya karena ada masalah lebih penting. Mereka berada dalam situasi genting saat wanita itu memohon agar tidak dibunuh oleh makhluk aneh dengan mulut robek, yang menambah tekanan pada pria tersebut. Wanita itu mendesak pria itu mengantarnya ke Desa Freman, walau lokasi itu jauh dan perjalanan sulit. Pria itu akhirnya setuju dengan ragu-ragu sementara bus akan segera datang, membangun ketegangan akan perjalanan yang akan mereka hadapi bersama.